Wikipedia

Hasil penelusuran

KAPASITAS VITAL PARU (Media Balon dan Air)

A.   Rangkuman Materi
          Manusia memiliki 4 macam udara pernapasan, yaitu: udara tidal (tidal volume) 500cc, udara komplementer 500cc, udara cadangan 500cc, dan udara residu, yaitu 3500 cc.
Tapi secara prakteknya kapasitas vital paru kita berbeda satu sama lain karena dipengaruhi beberapa faktor, antara lain berat badan, usia, jenis kelamin, kondisi tubuh, posisi tubuh, dan aktifitas yang dilakukan.

B.   Tujuan
      1.      Mengukur kapasitas paru kita melalui media balon dan air.
      2.      Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas vital paru kita.
      3.      Membandingkan kapasitas vital paru kita secara teori dan praktek
(melalui media balon dan air).

C.   Alat dan Bahan
·         Balon
·         Penggaris
·         Grafik kapasitas vital paru
·         Toples kaca yang berskala
·         Bak air
·         Selang air
·         Air

D.   Prosedur
          Media balon
1.    Lakukan inspirasi secara maksimal
2.    Kemudian lakukan ekspirasi secara maksimal melalui mulut ke dalam balon.
3.    Putar/pilin ujung balon agar udara tidak keluar.
4.    Ukur diameter seperti pada gambar berikut:
5.    Lihat pada grafik, untuk mengetahui kapasitas vital paru anda.

Media air
1.    Tuang toples dengan air sampai penuh
2.    Letakkan toples dalam keadaan terbalik
3.    Letakkan selang alar di bawah mulut toples
4.    Tarik napas sedalam-dalamnya dan hembuskan napas sekuat-kuatnya melalui selang air
5.    Lihat skala pada toples, untuk mengetahui kapasitas vital paru

E.   HASIL PENGAMATAN

NO
NAMA
Diameter balon
Kapasitas vital paru (cc)
Media balon
Media air
1.
Salsabila Gayatri
15cm
1500 cc
3250 cc
2.
Adilah Dea Sentika
13,5cm
1125 cc
1000 cc
3.
Annisa Aviva A.F
14 cm
1250 cc
1750 cc
4.
Firda Priti Angela
14 cm
1250 cc
2250 cc

F.    DISKUSI
1.    Berapa jumlah kapasitas vital paru kita secara teori? Jelaskan!
Ø  Jumlah udara pernapasan kita antara 500ml-3500ml, yaitu 500ml volume tidal + 1500ml udara suplementer dan 1500ml udara komplementer. Jumlah 3500ml itulah yang disebut sebagai kapasitas vital paru sebab gabungan dari udara suplementer dan udara komplementer. Dan kapasitas vital seseorang tidak sama dengan yang lainnya, ada yang mencapai ± 4000 ml karena dapat menambah udara cadangan ekspirasi hingga 2000 ml tergantung dari kondisi tubuh dan latihan pernapasan orang tersebut.
2.    Bagaimana kapasitas vital paru kita menggunakan balon berbeda atau sama dengan secara teori? Jelaskan!
Ø  Berbeda, karena setiap kapasitas vital paru setiap manusia berbeda, itu disebabkan oleh beberapa faktor antara lain jenis kelamin, usia, kondisi tubuh.
3.    Bagaimana kapasitas vital paru kita menggunakan media air berbeda atau sama dengan secara teori? Jelaskan!
Ø  Berbeda, karena setiap kapasitas vital paru setiap manusia berbeda, itu disebabkan oleh beberapa faktor antara lain jenis kelamin, usia, kondisi tubuh. Dengan cara menggunakan balon dan media air hasilnya tidak sama tergantung faktor tertentu.
4.    Bandingkan kapasitas vital paru kita secara praktek melalui media balon dan air?
Ø  Perbandingan kapasital vital paru kita dengan media balon dan air sangatlah berbeda sebab ada faktor tertentu yang mempengaruhi aktifitas tersebut.
5.    Tuliskan faktor-faktor yang mempengaruhi adanya perbedaan kapasitas vital paru kita.
Ø  a. faktor umur
b. faktor jenis kelamin
c. faktor suhu tubuh
d. faktor kondisi tubuh
e. faktor posisi tubuh
f. faktor kegiatan tubuh

G.   KESIMPULAN
          Dari hasil praktikum yang kami lakukan, kami dapat menarik kesimpulan bahwa kapasitas vital paru pada setiap seseorang berbeda tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas paru-paru orang tersebut. Jenis kelamin, berat badan, tinggi badan seseorang mempengaruhi kapasitas paru-paru orang tersebut. Laki-laki memiliki kapasitas paru-paru lebih besar dibandingan dengan perempuan, serta laki-laki memiliki darah lebih banyak dari pada perempuan. Dan seseorang yang sering berolahraga pasti memiliki kapasitas paru-paru yang lebih besar dibandingkan dengan seseorang yang jarang berolahraga.
1. Berat badan, semakin berat, semakin banyak pula udara yang dihisap maupun yang dikeluarkan.
2. Umur, semakin tua, semakin kuat dalam menampung udara, tetapi masih ditentukan lagi oleh berat badan.
3. Aktifitas, kita akan menghirup udara lebih banyak jika kita melakukan suatu aktifitas, misalnya lari, karena dengan berlari kita membutuhkan banyak oksigen yang kita hisap.

4. Kesehatan tubuh, faktor kesehatan juga berperan penting dalam kapasitas. Misalnya jika kita sudah pernah terkena penyakit paru-paru tentunya kapasitas udara di paru-paru juga berkurang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar