A. Rangkuman Materi
Manusia
memiliki 4 macam udara pernapasan, yaitu: udara tidal (tidal volume) 500cc,
udara komplementer 500cc, udara cadangan 500cc, dan udara residu, yaitu 3500
cc.
Tapi secara prakteknya
kapasitas vital paru kita berbeda satu sama lain karena dipengaruhi beberapa
faktor, antara lain berat badan, usia, jenis kelamin, kondisi tubuh, posisi
tubuh, dan aktifitas yang dilakukan.
B. Tujuan
1. Mengukur
kapasitas paru kita melalui media balon dan air.
2. Mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas vital paru kita.
3. Membandingkan
kapasitas vital paru kita secara teori dan praktek
(melalui media balon
dan air).
C. Alat dan Bahan
·
Balon
·
Penggaris
·
Grafik kapasitas
vital paru
·
Toples kaca yang
berskala
·
Bak air
·
Selang air
·
Air
D. Prosedur
Media balon
1. Lakukan
inspirasi secara maksimal
2. Kemudian
lakukan ekspirasi secara maksimal melalui mulut ke dalam balon.
3. Putar/pilin
ujung balon agar udara tidak keluar.
4. Ukur
diameter seperti pada gambar berikut:
5. Lihat
pada grafik, untuk mengetahui kapasitas vital paru anda.
Media
air
1. Tuang
toples dengan air sampai penuh
2. Letakkan
toples dalam keadaan terbalik
3. Letakkan
selang alar di bawah mulut toples
4. Tarik
napas sedalam-dalamnya dan hembuskan napas sekuat-kuatnya melalui selang air
5. Lihat
skala pada toples, untuk mengetahui kapasitas vital paru
E. HASIL PENGAMATAN
NO
|
NAMA
|
Diameter balon
|
Kapasitas vital paru (cc)
|
|
Media balon
|
Media air
|
|||
1.
|
Salsabila Gayatri
|
15cm
|
1500 cc
|
3250 cc
|
2.
|
Adilah Dea Sentika
|
13,5cm
|
1125 cc
|
1000 cc
|
3.
|
Annisa Aviva A.F
|
14 cm
|
1250 cc
|
1750 cc
|
4.
|
Firda Priti Angela
|
14 cm
|
1250 cc
|
2250 cc
|
F. DISKUSI
1.
Berapa jumlah
kapasitas vital paru kita secara teori? Jelaskan!
Ø Jumlah
udara pernapasan kita antara 500ml-3500ml, yaitu 500ml volume tidal + 1500ml
udara suplementer dan 1500ml udara komplementer. Jumlah 3500ml itulah yang
disebut sebagai kapasitas vital paru sebab gabungan dari udara suplementer dan
udara komplementer. Dan kapasitas
vital seseorang tidak sama dengan yang lainnya, ada yang mencapai ± 4000 ml
karena dapat menambah udara cadangan ekspirasi hingga 2000 ml tergantung dari
kondisi tubuh dan latihan pernapasan orang tersebut.
2.
Bagaimana kapasitas
vital paru kita menggunakan balon berbeda atau sama dengan secara teori?
Jelaskan!
Ø Berbeda,
karena setiap kapasitas vital paru setiap manusia berbeda, itu disebabkan oleh
beberapa faktor antara lain jenis kelamin, usia, kondisi tubuh.
3.
Bagaimana kapasitas
vital paru kita menggunakan media air berbeda atau sama dengan secara teori?
Jelaskan!
Ø Berbeda,
karena setiap kapasitas vital paru setiap manusia berbeda, itu disebabkan oleh
beberapa faktor antara lain jenis kelamin, usia, kondisi tubuh. Dengan cara
menggunakan balon dan media air hasilnya tidak sama tergantung faktor tertentu.
4.
Bandingkan kapasitas
vital paru kita secara praktek melalui media balon dan air?
Ø Perbandingan
kapasital vital paru kita dengan media balon dan air sangatlah berbeda sebab ada
faktor tertentu yang mempengaruhi aktifitas tersebut.
5.
Tuliskan
faktor-faktor yang mempengaruhi adanya perbedaan kapasitas vital paru kita.
Ø a.
faktor umur
b. faktor jenis kelamin
c. faktor suhu tubuh
d. faktor kondisi tubuh
e. faktor posisi tubuh
f. faktor kegiatan tubuh
G. KESIMPULAN
Dari hasil praktikum
yang kami lakukan, kami dapat menarik kesimpulan bahwa kapasitas vital paru
pada setiap seseorang berbeda tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhi
kapasitas paru-paru orang tersebut. Jenis kelamin, berat badan, tinggi badan
seseorang mempengaruhi kapasitas paru-paru orang tersebut. Laki-laki memiliki
kapasitas paru-paru lebih besar dibandingan dengan perempuan, serta laki-laki
memiliki darah lebih banyak dari pada perempuan. Dan seseorang yang sering
berolahraga pasti memiliki kapasitas paru-paru yang lebih besar dibandingkan
dengan seseorang yang jarang berolahraga.
1. Berat badan, semakin berat, semakin
banyak pula udara yang dihisap maupun yang dikeluarkan.
2. Umur, semakin tua, semakin kuat dalam
menampung udara, tetapi masih ditentukan lagi oleh berat badan.
3. Aktifitas, kita akan menghirup udara
lebih banyak jika kita melakukan suatu aktifitas, misalnya lari, karena dengan
berlari kita membutuhkan banyak oksigen yang kita hisap.
4. Kesehatan tubuh, faktor kesehatan juga
berperan penting dalam kapasitas. Misalnya jika kita sudah pernah terkena
penyakit paru-paru tentunya kapasitas udara di paru-paru juga berkurang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar